Tumblr

Langkah Berkisah

Percayalah, langkah ini tak akan pernah habis. Kaki ini akan selalu bertualang membentang semesta, menyibak keangkuhan bumi Tuhan, berbenah, bergerak, dan saling bergandeng bersama. Semua akan saling berkelindan dalam satu rasa. Sebuah laku sederhana yang akan selalu dihidupi untuk kebermanfaatan sesama.

Saya lahir, tumbuh, dan berkembang dengan banyak ibu dan bapak. Rasanya  seperti menjadi makhluk yang paling diidolakan oleh Tuhan melalui orang-orang yang saling menyayang. Mimpi dan segala pencapaian saya diijabah dengan belaian dan cacian. Jika benar bahwa surga ada di tekapak kaki ibu, sepertinya Tuhan menyiapkan banyak surga untuk saya, Ya? haha

Kebahagiaan bagi saya bukanlah sungai yang dialiri susu, seperti banyak orang mendefiniskan surga. Sekedar duduk santai dan ngobrol di teras rumah dengan orang-orang terdekat adalah kegembiraan tak terkira. Surga hanyalah bayang-bayang dari apa yang kita harapkan, pun belum tercapai. Jika orang-orang bergembira menyambut sungai yang dialiri susu, saya lebih gembira menyambut orang-orang terdekat untuk ngobrol bersama, meski hanya berbagi lelah (tanpa secangkir susu). 

Langkah selalu berkisah, membagi cerita, dan memberi makna atas hidup. Biru Peduli telah enam tahun membersamai proses belajar saya. Satu lagi orangtua saya bertambah, dan satu harapan pun terwujud untuk berbagi lelah. Inilah surga bagi saya; sebuah impian yang dulu hanya menjadi harapan dan kini tercapai.

Enam tahun lalu memanglah proses yang tetiba hadir, meski dengan kesengajaan Tuhan. Kasih sayang, adalah salah satu hal yang selalu saya dapatkan. Jika orang-orang dengan mudah mendapatkan kehangatan dari bapak dan ibu mereka di rumah, di sinilah saya mendapatkannya. Memang butuh waktu panjang, tapi itulah nikmatnya perjalanan. Kalau tidak mabuk laut, kita tidak akan menikmati indahnya dermaga. 

Saya masih menunggu pelayaran-pelayaran berikutnya. Saya tak akan singgah ke dermaga sampai habis masa belajar saya di dunia. Semoga, Biru Peduli juga berkenan menemani petualangan seru ini. Sembilan tahun bukanlah proses yang tetiba lahir, dan orang lain lah yang akan menuai kebermanfaatan dari laku sederhana Biru Peduli.

Dreams, hope, opportunity
(12 Juni 2006-12 Juni 2015)